PROFIL DESA LOBU
- Gambaran Umum Sosial Budaya
Secara geografis Desa Lobu terletak di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Labuan, sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Gorontalo, sebelah timur berbatasan dengan Desa Salepae, dan selatan berbatasan dengan Desa Moutong Utara.
Adapun batas - batas wilayah Desa Lobu Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong adalah sebagai berikut, sebagaimana di sajikan pada gambar berikut ini :

Peta Desa Lobu Kecamatan Moutong
Kabupaten Parigi Moutong
Penduduk Desa Lobu sebanyak 3.077 Jiwa terdiri atas multi etnik yaitu suku Tialo, Gorontalo, Kaili, Jawa, Bugis, dan Sanger, dengan mayoritas suku Tialo. Pelestarian nilai-nilai luhur dan kebangsaan, kerukunan, keamanan, ketertiban dan toleransi dalam semangat gotong-royong yang terjalin dan terbina selama ini membuat Desa Lobu semakin kondusif dan tangguh secara sosial kemasyarakatan dalam menyikapi globalisasi dengan berbagai perubahan yang begitu cepat. Semangat gotong royong terus dibina dan ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kesadaran, disiplin, kepedulian dan semangat kebersamaan seluruh lapisan masyarakat dengan semangat semboyan “Songu Lara Mombangu” untuk memperkokoh semangat Bhineka Tunggal Ika. Tabel 1 dan 2 memperlihatkan jumlah penduduk Desa Lobu per dusun dan menurut umur adalah sebagai berikut:
Tabel 1 : Jumlah Penduduk per Dusun
|
No
|
Dusun
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
Jumlah KK
|
|
1.
|
Dusun I
|
244
|
248
|
492
|
136
|
|
2.
|
Dusun II
|
159
|
182
|
341
|
100
|
|
3.
|
Dusun III
|
369
|
373
|
742
|
220
|
|
4.
|
Dusun IV
|
407
|
404
|
811
|
226
|
|
5.
|
Dusun V
|
369
|
322
|
691
|
186
|
|
Jumlah
|
1.548
|
1.529
|
3.077
|
868
|
(Per- Desember 2023, Pemutakhiran Profil Desa)
Tabel 2 : Komposisi Penduduk Menurut Umur
|
No
|
Umur
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
|
1.
|
0 - 6 Tahun
|
191
|
174
|
365
|
|
2.
|
7 - 12 Tahun
|
207
|
195
|
402
|
|
3.
|
13 - 18 Tahun
|
177
|
177
|
354
|
|
4.
|
19 - 25 Tahun
|
220
|
222
|
442
|
|
5.
|
26 - 40 Tahun
|
323
|
350
|
673
|
|
6.
|
41 - 55 Tahun
|
286
|
266
|
552
|
|
7.
|
56 - 65 Tahun
|
88
|
91
|
179
|
|
8.
|
66 - 75 Tahun
|
46
|
39
|
85
|
|
9.
|
> 75 Tahun
|
10
|
15
|
25
|
|
Jumlah
|
1.548
|
1.529
|
3.077
|
(Per- Desember 2023, Pemutakhiran Profil Desa)
Mayoritas masyarakat Desa Lobu lulusan Sekolah Dasar atau
sederajat yang jumlahnya mencapai 1.166 orang. Dari banyaknya masyarakat yang berpendidikan akhir Sekolah Dasar atau sederajat itu mereka bercita-cita untuk generasinya agar sekolah lebih tinggi lagi. Selain pendidikan formal masyarakat Desa Lobu juga ada yang berpendidikan non formal baik itu tambahan jadi double pendidikan, formal dan non formal. Pendidikan non formal seperti mengaji diniyah, mengaji di pak ustadz, mengaji di pondok dan mengaji di TPQ/TPA dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA). Tabel 3 di bawah ini memperlihatkan jumlah penduduk Desa Lobu menurut tingkat
pendidikan adalah sebagai berikut :
Tabel 3 : Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
|
No
|
Tingkat Pendidikan
|
Jumlah (Orang)
|
|
1.
|
Belum Sekolah
|
253
|
|
2.
|
Taman Kanak-kanak
|
76
|
|
3.
|
Tamat SD/sederajat
|
1.166
|
|
4.
|
Tamat SMP/sederajat
|
343
|
|
5.
|
Tamat SMA/sederajat
|
417
|
|
6.
|
Tamat D-1/D-3/sederajat
|
16
|
|
7.
|
Tamat S-1/sederajat
|
63
|
|
8.
|
Tamat S-2/sederajat
|
2
|
|
9.
|
Sementara SD
|
405
|
|
10.
|
Sementara SMP
|
151
|
|
11.
|
Sementara SMA
|
128
|
|
12.
|
Tidak Pernah Sekolah
|
57
|
|
Jumlah
|
3.077
|
(Per- Desember 2023, Pemutakhiran Profil Desa)
- Gambaran Umum Kemiskinan
Kemiskinan merupakan persoalan yang sangat mendasar karena di satu pihak menentukan tingkat perkembangan masyarakat dan di pihak lain kemiskinan merupakan indikator ketidakberhasilan dalam proses pembangunan. Kemiskinan menunjukkan tingkat ekonomi yang timpang. Sebagai indikator, kemiskinan tidak hanya merupakan tanda ketimpangan ekonomi, tetapi juga tanda dari kemunduran.
Kemiskinan sesungguhnya merupakan kenyataan dari suatu susunan masyarakat dengan penduduk yang padat, terbatasnya sumber daya, terbatasnya akses terhadap barang konsumsi, tingkat kesehatan yang rendah dan kesempatan pendidikan yang tidak merata. Kepadatan penduduk telah menyebabkan penurunan terhadap sumber daya sehingga ada sebagian besar penduduk yang tidak dapat memenuhi kebutuhan minimum. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh struktur sosial ekonomi yang cenderung membatasi penduduk tertentu di dalam mengkonsumsi barang dan berbagai kesempatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidup.
Kemiskinan pada masyarakat Desa Lobu Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong merupakan bentuk adaptasi suatu masyarakat terhadap kondisi miskin yang dihadapi dalam berbagai dimensi. Kemiskinan ini dapat dilihat dari kondisi riil masyarakat mengenai tersedianya sandang, pangan, dan perumahan yang ada. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tingkat kemiskinan berhubungan langsung dengan erat tidaknya ikatan-ikatan sosial pedesaan dan secara khusus berkaitan dengan berfungsi tidaknya extended family di dalam mengatasi berbagai kesulitan ekonomi anggotanya. Usaha mengatasi kemiskinan sebenarnya tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah tetapi juga tanggung jawab masyarakat itu sendiri.
Secara umum faktor-faktor penyebab kemisikinan di Desa Lobu adalah sebagai berikut :
- Faktor Alam
Sumber daya alam yang tersedia di wilayah Desa Lobu sebagian besar adalah persawahan dan perkebunan, yang kurang subur dan kurang produktif untuk diusahakan sebagai lahan pertanian, sehingga keadaan demikian akan membuat masyarakat untuk beradaptasi dalam bekerja sehari-hari yaitu dengan mengusahakan ladang dan perkebunan yang hanya dapat menghasilkan sangat minimal dibandingkan dengan kebutuhan sehari-hari. Selain itu cara pengolahan lahan masih dilakukan dengan sangat tradisional dan tanpa sentuhan teknologi modern.
- Faktor Struktur Kelas dalam Penguasaan Sumber Daya
Sebagai penyebab kemiskinan di Desa Lobu disebabkan pula oleh adanya struktur kelas yang sangat timpang antara orang kaya dan orang miskin. Lahan-lahan yang ada telah dikuasai oleh orang kaya sehingga orang miskin yang mempunyai lahan sempit dan bahkan cenderung tidak punya lahan, semakin tidak terbuka akses untuk mengusahakan lingkungan yang ada. Mereka cenderung menjadi buruh dan mengambil upah kerja dari si kaya yang mempunyai lahan lebih banyak.
- Sikap Tertutup dan Apatis
Orang miskin seringkali kurang memiliki peranan dalam berbagai segi kehidupan masyarakat. Hal ini akan semakin membuat orang miskin menjadi apatis dan tertutup dalam kehidupannya, karena mereka merasa lingkungannya tidak mempedulikan. Mereka hanya mampu bergaul dengan sesama yang masuk dalam kelompok miskin. Rasa ketertutupan dan apatisme ini karena ia merasa rendah diri. Akibat sikap tertutup dan apatis tersebut mereka akan sulit mengembangkan dirinya.
- Kurangnya Sarana dan Prasarana
Akses transportasi menuju lahan kantong produksi belum memadai. Masyarakat miskin kesulitan dalam menempuh perjalanan menuju lahan pertanian dan perkebunan, baik itu lahan milik sendiri maupun milik orang lain yang sedang digarapnya. Begitupun ketika mengangkut hasil pertanian dan perkebunannya menuju pasar. Dengan keterbatasan akses transportasi ini menyebabkan masyarakat menjadi malas untuk mengolah lahan pertanian dan perkebunannya.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut di atas serta analisa kemiskinan secara partisipatif maka jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Desa Lobu adalah sebanyak 429 RTM.
- Miskin
- Miskin Ekstrem
- Gambaran Umum Ekonomi
Penduduk Desa Lobu sebagian besar bekerja sebagai petani disamping sebagian sebagai buruh tani, petani kebun, tukang batu/kayu, buruh bangunan, usaha kios, kerajinan dan usaha ternak.
Di sektor pertanian dalam arti luas merupakan komoditi unggulan bagi masyarakat diseluruh Desa Lobu. Hal ini terbukti dengan semakin meningkatnya jumlah kelompok petani yang tumbuh dimasyarakat. Dan tidak kalah pentingnya di sektor industri rumah tangga yaitu pembuatan gula merah, pembuatan minyak kelapa serta produksi jajan dan kue juga ikut memegang peranan dalam menunjang perekonomian masyarakat dalam penyerapan tenaga kerja.
Jenis mata pencaharian penduduk Desa Lobu, sebagaimana disajikan pada tabel 4 berikut ini :
Tabel 4 : Komposisi Penduduk Desa Lobu
Menurut Mata Pencaharian
|
No
|
Mata Pencaharian
|
Jumlah (Orang)
|
|
1.
|
Petani
|
838
|
|
2.
|
Buruh Tani
|
4
|
|
3.
|
PNS
|
13
|
|
4.
|
Sawsta
|
21
|
|
5.
|
Wiraswasta
|
14
|
|
6.
|
TNI/Polri
|
1
|
|
7.
|
Dokter
|
1
|
|
8.
|
Bidan
|
2
|
|
9.
|
Perawat
|
1
|
|
10.
|
Sopir
|
1
|
|
11.
|
Honorer
|
4
|
|
12.
|
Jasa Pengantin
|
1
|
|
13.
|
Pelajar
|
821
|
|
14.
|
Ibu Rumah Tangga
|
792
|
|
15.
|
Tidak Bekerja
|
563
|
|
Jumlah
|
3.077
|
(Per- Desember 2023, Pemutakhiran Profil Desa)
Sedangkan potensi desa yang paling menonjol adalah potensi persawahan (petani padi). Tanaman perkebunan yang menjadi andalan penduduk setempat adalah kelapa, kakao dan cengkeh. Untuk areal tanaman pertanian meliputi areal persawahan yaitu padi, jagung, kacang tanah, tomat, lombok dan lain-lain. Hasil dari pertanian, perkebunan dan peternakan di Desa Lobu dapat dilihat pada tabel 5 berikut ini :
Tabel 5 : Pertanian, Perkebunan dan Peternakan
|
No.
|
Komoditas
|
Satuan
|
Produksi Pertahun
|
|
2021
|
2022
|
2023
|
|
1.
|
Tanaman Pangan
|
Ton/Tahun
|
|
|
|
|
|
Padi
|
|
380
|
424
|
430
|
|
|
Jagung
|
|
5
|
6
|
7
|
|
|
Ubi Kayu
|
|
1
|
1
|
1
|
|
|
Ubi Jalar
|
|
1
|
1
|
1
|
|
2.
|
Buah-buahan
|
Ton/Tahun
|
|
|
|
|
|
Mangga
|
|
2
|
2
|
2
|
|
|
Jeruk
|
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Pepaya
|
|
-
|
-
|
-
|
|
3.
|
Perkebunan
|
Ton/Tahun
|
|
|
|
|
|
Kelapa
|
|
196
|
200
|
203
|
|
|
Karet
|
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Kopi
|
|
-
|
-
|
-
|
|
4.
|
Peternakan
|
Ekor
|
|
|
|
|
|
Sapi
|
|
176
|
180
|
193
|
|
|
Kerbau
|
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Kambing
|
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Ayam
|
|
576
|
690
|
891
|
|
5.
|
Perikanan
|
Ton/Tahun
|
|
|
|
|
|
Empang
|
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Keramba
|
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Tambak
|
|
-
|
-
|
-
|
(Sumber data Profil Desa 2023)
Penggunaan areal lahan di Desa Lobu dapat dilihat pada tabel 6 berikut ini :
Tabel 6 : Luas Areal Penggunaan Lahan Desa Lobu
|
No.
|
Penggunaan Lahan
|
Tahun (Ha)
|
|
2021
|
2022
|
2023
|
|
Lahan Sawah
|
|
|
|
|
1.
|
Irigasi Teknis
|
78
|
78
|
78
|
|
2.
|
Irigasi ½ Teknis
|
133
|
133
|
133
|
|
3.
|
Irigasi Sederhana Milik PU
|
-
|
-
|
-
|
|
4.
|
Irigasi Non PU
|
-
|
-
|
-
|
|
5.
|
Tadah Hujan
|
-
|
-
|
-
|
|
Lahan Bukan Sawah
|
|
|
|
|
1.
|
Pekarangan/Bangunan
|
272
|
276
|
277
|
|
2.
|
Tegal/Kebun
|
11
|
12
|
14
|
|
3.
|
Ladang/Huma
|
-
|
-
|
-
|
|
4.
|
Pengembalaan/Padang Rumput
|
-
|
-
|
-
|
|
5.
|
Sementara Tidak Diusahakan
|
-
|
-
|
-
|
|
6.
|
Ditanami Pohon/Hutan Rakyat
|
-
|
-
|
-
|
|
7.
|
Hutan Negara
|
-
|
-
|
-
|
|
8.
|
Perkebunan
|
20
|
20
|
25
|
|
9.
|
Rawa-rawa
|
2
|
2
|
2
|
|
10.
|
Tambak
|
-
|
-
|
-
|
|
11.
|
Kolam/Empang
|
-
|
-
|
-
|
|
12.
|
Lahan Lainnya
|
1
|
1
|
1
|
(Sumber data Profil Desa 2023)
- Gambaran Umum Infrastruktur
Infrastruktur di Desa Lobu masih belum memadai. Beberapa potensi infrastruktur tersebut dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang ada seperti jalan desa, jalan kebun, sekolah, tempat beribadah, sarana kesehatan, lembaga pemerintahan, dan sarana prasarana lainnya. Lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 7 sebagai berikut :
Tabel 7 : Infrastruktur Desa Lobu
|
No
|
Infrastruktur
|
Jumlah
|
Satuan
|
|
1.
|
Kantor Desa sewa / semi permanen / permanen
|
sewa/semi permanen/ permanen
|
|
2.
|
Prasarana Umum
|
|
|
|
|
a. Jalan
|
9
|
Km
|
|
|
b. Jembatan
|
1
|
Buah
|
|
3.
|
Prasarana Pendidikan
|
|
|
|
|
a. Perpustakaan Desa
|
-
|
Buah
|
|
|
b. Gedung Sekolah PAUD
|
1
|
Buah
|
|
|
c. Gedung Sekolah TK
|
1
|
Buah
|
|
|
d. Taman Pendidikan Al Qur’an
|
-
|
Buah
|
|
|
e. Gedung SD/Sederajat
|
3
|
Buah
|
|
|
f. Gedung Sekolah SMP/Sederajat
|
1
|
Buah
|
|
|
g. Gedung Sekolah SMA/Sederajat
|
-
|
Buah
|
|
|
h. Gedung Perguruan Tinggi
|
-
|
Buah
|
|
4.
|
Prasarana Kesehatan
|
|
|
|
|
a. Puskesmas
|
Ada/tidak
|
|
|
b. Poskesdes
|
-
|
Buah
|
|
|
c. Posyandu
|
2
|
Buah
|
|
|
d. Polindes
|
2
|
Buah
|
|
|
e. MCK
|
3
|
Buah
|
|
|
f. Sarana Air Bersih
|
1
|
Buah
|
|
5.
|
Prasarana Ekonomi
|
|
|
|
|
a. Pasar Desa
|
-
|
Buah
|
|
|
b. Kios desa
|
-
|
Buah
|
|
6.
|
Prasarana Ibadah
|
|
|
|
|
a. Mesjid
|
4
|
Buah
|
|
|
b. Mushola
|
1
|
Buah
|
|
|
c. Gereja
|
-
|
Buah
|
|
|
d. Pura
|
-
|
Buah
|
|
|
e. Vihara
|
-
|
Buah
|
|
|
f. Klenteng
|
-
|
Buah
|
|
7.
|
Prasarana Umum
|
|
|
|
|
a. Olahraga
|
1
|
Buah
|
|
|
b. Kesenian/budaya
|
-
|
Buah
|
|
|
c. Balai pertemuan
|
-
|
Buah
|
|
|
d. Sumur desa
|
-
|
Buah
|
(Per-Desember 2023, Sumber data Sekretariat Desa)
Dafris
17 Februari 2023 18:30:43
Hidup didesa memang nyaman dan tenang. gak ada hiruk pikuk atau kebisingan seperti di kota...